Lepas 1.679 Jemaah Haji, Wali Kota: Fokus Ibadah, Jaga Kesehatan
Gema1.com, Suasana
haru dan khidmat menyelimuti pelepasan calon jemaah haji Kota Bandung
Tahun 1447 H/2026 M yang digelar di Masjid Pusdai Jawa Barat, Rabu, 1
April 2026.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, secara langsung
memberikan sambutan sekaligus melepas keberangkatan ribuan jemaah menuju
Tanah Suci.
Sebanyak 1.679 jemaah haji asal Kota Bandung dipastikan berangkat tahun ini.
Mereka
terdiri dari 739 laki-laki dan 940 perempuan, dengan rentang usia yang
cukup lebar—dari jemaah termuda berusia 16 tahun hingga tertua 91 tahun.
Dalam
sambutannya, Farhan menyebut, bahwa keberangkatan haji bukan sekadar
perjalanan biasa, melainkan panggilan suci yang tidak semua orang
mendapatkannya.
“Ini adalah undangan Allah SWT. Tidak semua yang
mampu itu mau, dan tidak semua yang mau itu mampu. Maka kesempatan ini
harus disyukuri dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Para jemaah akan diberangkatkan dalam lima kloter melalui Bandara Kertajati, dengan jadwal mulai 25 April hingga 17 Mei 2026.
Pemerintah
Kota Bandung memastikan seluruh persiapan telah dilakukan secara
maksimal, termasuk koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah yang
tahun ini berperan penuh dalam penyelenggaraan.
Farhan mengatakan, meski masih terdapat sejumlah penyesuaian administratif, pelaksanaan haji tahun ini tetap berjalan optimal.
Dalam
arahannya, Farhan mengingatkan para jemaah agar tidak teralihkan dari
tujuan utama berhaji. Ia menyoroti kecenderungan sebagian jemaah yang
terlalu fokus pada aktivitas di luar ibadah, seperti berburu oleh-oleh.
“Tidak
ada kewajiban membeli emas atau oleh-oleh berlebihan. Jangan sampai
energi habis untuk hal yang tidak wajib. Fokuslah pada ibadah,”
imbaunya.
Menurutnya, pengalaman spiritual selama di Makkah dan Madinah jauh lebih berharga dibandingkan hal-hal bersifat material.
Menurutnya,
ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik yang kuat. Perubahan cuaca
ekstrem di Tanah Suci serta padatnya aktivitas ibadah menjadi tantangan
tersendiri bagi para jemaah.
“Ibadah haji itu berat secara fisik. Jaga kesehatan, jangan memaksakan diri. Kalau sakit, ibadah tidak akan maksimal,” katanya.
Ia
mengingatkan pentingnya mengikuti manasik haji sebagai bekal pemahaman
teknis, termasuk membedakan rukun, wajib, dan sunnah dalam ibadah.
Secara khusus, Farhan menyoroti momen wukuf di Arafah sebagai inti dari seluruh rangkaian ibadah haji.
“Wukuf
adalah puncak haji. Gunakan waktu itu untuk berzikir, bertobat, dan
mendekatkan diri kepada Allah. Jangan tergoda hal-hal yang mengganggu
kekhusyukan,” pesannya.
Ia bahkan mengingatkan jemaah agar tidak
tergoda aktivitas di luar tenda saat wukuf, yang dapat mengurangi nilai
spiritual ibadah tersebut.
Menutup sambutannya, Farhan menitipkan
harapan besar kepada para jemaah agar turut mendoakan Kota Bandung dan
Indonesia di Tanah Suci.
“Doakan Kota Bandung menjadi kota yang
unggul, amanah, dan agamis. Juga Indonesia agar selalu dalam keadaan
aman, sehat, dan sejahtera,” ucapnya.
Dengan penuh harap, Farhan
melepas para jemaah agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah
dengan lancar dan kembali sebagai haji yang mabrur.
“Selamat menunaikan ibadah haji. Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, kelancaran, dan keberkahan,” doanya. (ziz)
Lepas 1.679 Jemaah Haji, Wali Kota: Fokus Ibadah, Jaga Kesehatan
Reviewed by Gema1.com
on
4/01/2026 09:05:00 PM
Rating:
Reviewed by Gema1.com
on
4/01/2026 09:05:00 PM
Rating:



Tidak ada komentar