Pemkot Bandung Pastikan Stok Beras dan Minyak Aman
Gema1.com, Pemerintah
Kota (Pemkot) Bandung memastikan ketersediaan bahan pokok, khususnya
beras dan minyak, dalam kondisi aman dan terkendali. Hal ini disampaikan
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat ditemui di Taman Saturnus,
Senin 13 April 2026.
Farhan mengatakan,
koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk menjaga
stabilitas pasokan sembako di Kota Bandung. Salah satu langkah utama
adalah menjalin kerja sama dengan Bulog guna memastikan distribusi
berjalan lancar.
“Untuk barang-barang kebutuhan pokok seperti beras dan minyak, kita sudah pasti koordinasi dengan Bulog,” ujarnya.
Selain
itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung juga melakukan
pendataan terhadap gudang-gudang resmi penyimpanan sembako. Pendataan
ini bertujuan untuk memastikan tidak terjadi praktik penimbunan yang
dapat merugikan masyarakat.
Menurut Farhan,
langkah ini penting untuk menjaga transparansi distribusi dan mencegah
spekulasi harga di pasaran. Pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh
stok yang ada benar-benar tersedia dan dapat diakses masyarakat.
Tak
hanya itu, Pemkot Bandung juga akan melakukan pengecekan langsung ke
sejumlah gudang penyimpanan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan
kondisi riil di lapangan sesuai dengan data yang dimiliki pemerintah.
Dalam
pelaksanaannya, Pemkot Bandung bekerja sama dengan aparat kepolisian
serta penegak hukum lainnya. Sinergi ini dilakukan agar pengawasan
berjalan optimal dan memiliki kekuatan hukum yang jelas.
“Kita
akan melakukan pengecekan terhadap setiap gudang, mana yang terjadi
penimbunan, mana yang tidak, bersama dengan pihak kepolisian dan penegak
hukum lainnya,” kata Farhan.
Ia menyebut,
pemerintah tidak akan mentolerir praktik penimbunan yang dapat memicu
kelangkaan dan kenaikan harga. Jika ditemukan pelanggaran, maka akan
ditindak sesuai aturan yang berlaku. (rob)
Pemkot Bandung Pastikan Stok Beras dan Minyak Aman
Reviewed by Gema1.com
on
4/13/2026 06:54:00 PM
Rating:
Reviewed by Gema1.com
on
4/13/2026 06:54:00 PM
Rating:



Tidak ada komentar