Ini Usulan Bupati Bandung Untuk Mengupas Tuntas Banjir di Kabupaten Bandung
![]() |
| Bupati Bandung, Dadang Supriatna saat mengusulkan pembangunan dua kolam retensi pada pemerintah pusat melalui Kementrian PUTR |
Gema1.com, Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengusulkan pembangunan dua kolam retensi pada pemerintah pusat melalui Kementrian PUTR di Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Pembangunan ke dua kolam retensi itu berlokasi di Tegalluar Kecamatan Bojongsoang dan Desa Sukamanah, Rancaekek. Tujuannya, untuk mengupas tuntas banjir yang selama ini terjadi di belasan kecamatan, Kabupaten Bandung.
Selain itu, Dadang Supriatna juga mengusulkan penanganan dan normalisasi Sungai Cisunggalah yang berada diantara Kecamatan Majalaya dan Solokanjeruk Kabupaten Bandung.
Dia berharap, ke tiga usulan itu bisa segera terealisasi."Semoga lancar dan cepat realisasinya. Aamiin yra," katanya.
Seperti di infokan, sedikitnya 13 dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung menjadi daerah langganan banjir, diantaranya Dayeuhkolot, Baleendah, Bojongsoang, Majalaya dan Rancaekek.
Banjir terjadi akibat luapan Sungai Citarum dan tanggul yang jebol, dengan ketinggian hingga 150 cm. Akibatnya, ribuan jiwa terdampak dan memicu pengungsian, melumpuhkan akses jalan, serta mengganggu aktivitas ekonomi warga.
Pemerintah terus melakukan penanganan dan evakuasi di lokasi terdampak. Bahkan, untuk meminimalisir genangan di wilayah Bandung Selatan pemerintah sudah membangun Kolam Retensi Cieunteung dan Andir di Kacamatan Baleendah.
Kemudian selain menormalisasi Sungai Citarum, juga membangun floodway (sodetan) di Cisangkuy sepanjang 8,1 km. Hal itu, adalah salah satu solusi mengatasi banjir Bandung Selatan.
Floodway mencakup pelebaran, pengerukan, dan pembuatan jalur baru untuk mengalirkan debit air hingga 230 m3/detik langsung ke Sungai Citarum. (Nunk)
Reviewed by Gema1.com
on
4/22/2026 09:54:00 AM
Rating:



Tidak ada komentar