Sedang Mencari Kerja? Job Fair Future Connect 2026 Siap Pertemukan Pencari Kerja dengan Perusahaan
Gema1.com, Kegiatan
yang digelar secara gratis ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah
Kota Bandung untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan
peluang kerja sekaligus menekan angka pengangguran terbuka di Kota
Bandung.
Fungsional Madya Pengantar Kerja
sekaligus Ketua Tim Pasar Kerja Disnaker Kota Bandung, Ilham Mulyana
menjelaskan, penyelenggaraan job fair atau bursa kerja dilakukan di
beberapa wilayah Kota Bandung agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas
oleh masyarakat.
“Penyelenggaraan job fair ini
sengaja disebar ke beberapa wilayah di Kota Bandung agar akses
masyarakat terhadap informasi lowongan pekerjaan semakin mudah. Dengan
mendekatkan layanan kepada warga, kami berharap semakin banyak pencari
kerja yang dapat memanfaatkan kesempatan ini sehingga turut membantu
menekan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Bandung yang saat
ini berada di angka 7,2 persen,” ujar Ilham saat Sonata Talkshow, Senin,
15 Juni 2026.
Ia menerangkan, Job Fair Future
Connect 2026 menghadirkan berbagai peluang kerja yang dapat diakses baik
secara langsung maupun daring.
“Pada Job Fair
Future Connect 2026 Wilayah Bandung Tengah ini, terdapat 20 penyedia
tenaga kerja yang hadir secara offline di lokasi acara. Selain itu,
tersedia lebih dari 30 penyedia tenaga kerja yang dapat diakses secara
online melalui aplikasi New BIMMA.Jadi peserta tidak hanya memiliki
kesempatan bertemu langsung dengan perusahaan yang hadir di lokasi,
tetapi juga dapat melamar ke perusahaan yang tersedia secara daring
melalui platform tersebut,” kata Ilham.
Selain
perusahaan penyedia lapangan kerja, peserta juga dapat memanfaatkan
berbagai layanan pendukung yang tersedia selama kegiatan berlangsung.
“Tim
Disnaker Kota Bandung juga akan hadir di lokasi. Selain itu, ada
perwakilan dari Balai Latihan Kerja (BLK) yang bisa menjadi tempat
konsultasi terkait program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan
pencari kerja,” ujarnya.
Ilham menambahkan, terdapat pula peluang bagi masyarakat yang ingin mengembangkan karier hingga ke luar negeri.
“Nanti
juga ada salah satu universitas di Bandung yang bekerja sama sebagai
sending organization. Mereka dapat memberikan informasi dan pendampingan
bagi masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri, misalnya ke Jepang
dan negara tujuan lainnya,” imbuhnya.
Lebih
lanjut, Ilham mengingatkan, keberhasilan memperoleh pekerjaan tidak
hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan diri dan
sikap selama proses rekrutmen.
“Kesalahan yang
sering mempengaruhi hasil wawancara kerja bukan hanya terkait kemampuan,
tetapi juga attitude atau sikap pelamar. Selain itu, perusahaan saat
ini juga banyak yang melihat profil media sosial, termasuk Instagram,
untuk mengetahui karakter calon pekerja,” jelas Ilham.
Menurutnya, sejumlah perusahaan juga mulai memperhatikan rekam jejak keuangan calon pekerja sebagai bagian dari proses seleksi.
“Melalui
data identitas pelamar, perusahaan dapat melakukan pengecekan rekam
jejak keuangan. Dapat dicek dari NIK apakah pelamar sedang terlilit
pinjaman online atau tidak. Hal ini dilakukan untuk melihat apakah
terdapat permasalahan yang berpotensi mengganggu fokus kerja. Perusahaan
tentu ingin memastikan lingkungan kerja tetap kondusif dan tidak muncul
persoalan yang dapat memengaruhi produktivitas maupun hubungan dengan
rekan kerja,” ujarnya.
Sementara itu,
Fungsional Pertama Pengantar Kerja Disnaker Kota Bandung, Cahyadi
Maulana mengingatkan para pencari kerja agar mempersiapkan diri dengan
baik. Termasuk saat membuat profil pada aplikasi New BIMMA yang menjadi
salah satu sarana perusahaan dalam mengenal calon pelamar.
“Masih
banyak pencari kerja yang mengisi profil di aplikasi BIMMA secara
asal-asalan. Padahal profil tersebut menjadi salah satu hal pertama yang
dilihat perusahaan atau penyedia kerja. Lengkapi data diri dengan baik,
tampilkan pengalaman, kompetensi, dan kemampuan yang dimiliki agar
lebih menarik bagi perusahaan,” kata Cahyadi.
Menurutnya,
profil yang lengkap dan profesional dapat meningkatkan peluang pelamar
untuk dilirik oleh perusahaan yang sedang mencari kandidat sesuai
kebutuhan.
Cahyadi mengajak masyarakat untuk memanfaatkan job fair sebagai bentuk ikhtiar dalam mencari peluang kerja.
“Bandung
Utama Job Fair Future Connect 2026 menjadi wadah yang mempertemukan
pencari kerja dengan berbagai perusahaan secara langsung. Kami mengajak
masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin guna
memperoleh informasi lowongan kerja yang sesuai dengan kompetensi dan
minat masing-masing,” ujarnya.
Menutup
perbincangan, Cahyadi memberikan motivasi kepada para pencari kerja agar
tidak hanya menunggu kesempatan datang, tetapi aktif mencari peluang.
“Sukses
itu tidak cukup hanya diam di rumah. Selain berdoa, kita juga harus
berikhtiar. Salah satu bentuk ikhtiarnya adalah datang ke job fair yang
kami selenggarakan mulai Kamis ini. Manfaatkan kesempatan tersebut untuk
bertemu langsung dengan perusahaan dan membuka peluang kerja yang lebih
luas,” pungkasnya.
Untuk mengikuti kegiatan
ini, peserta diwajibkan melakukan pendaftaran melalui aplikasi New BIMMA
Disnaker Kota Bandung, mengunggah dokumen yang dipersyaratkan, dan
mencetak tiket yang telah disetujui sebagai syarat masuk ke lokasi
kegiatan.
Melalui penyelenggaraan Bandung Utama
Job Fair Future Connect 2026, Disnaker Kota Bandung berharap dapat
memperluas akses masyarakat terhadap informasi ketenagakerjaan,
meningkatkan kesiapan tenaga kerja, serta mempertemukan pencari kerja
dengan dunia usaha dalam satu ruang yang lebih efektif dan terintegrasi.
(tiw)
Sedang Mencari Kerja? Job Fair Future Connect 2026 Siap Pertemukan Pencari Kerja dengan Perusahaan
Reviewed by Gema1.com
on
6/17/2026 07:41:00 AM
Rating:
Reviewed by Gema1.com
on
6/17/2026 07:41:00 AM
Rating:



Tidak ada komentar