Renie Rahayu Fauzi : Rayakan Tahun Baru Secara Sedehana, Tertib, Aman Serta Wsspada
![]() |
| Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi |
Gema1.com, Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi mengajak masyarakat untuk merayakan pergantian tahun 2025 dengan kegiatan yang positif dan spiritual.
" Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bandung malam Tahun Baru 2026 dengan doa bersama, dzikir dan sholawat," ujarnya di Soreang, Rabu (31/12/2025).
Menurutnya, menyambut tahun baru jangan merayakannya secara berlebihan atau hura - hura. Selain itu kita harus mengikuti aturan yang melarangan untuk pesta kembang api demi menjaga ketertiban, keamanan dan empati sosial.
" Rayakan tahun baru secara sedehana, tertib, aman serta wsspada selama merayakan libur Natal dan tahun baru (Nataru). Perkuat kebersamaan, ketenangan dan nilai spiritual di tengah momentum akhir tahun 2025," tuturnya.
Pada kesempatan itu Renie menjelaskan, memasuki Tahun 2026, DPRD Kabupaten Bandung telah menetapkan beberapa target kegiatan yang disesuaikan dengan fiskal daerah.
Dengan anggaran yang super hemat, DPRD tetap medorong pemerintah daerah untuk fokus pada akuntabilitas tetapi secara optimal bermanfaat bagi masyarakat.
Prioritas utama, yakni subsidi dan bantuan sosial masyarakat, seperti BPJS Kesehatan, ketenagakerjaan, modal usaha dan pelatihan ketenagakerjaan. Beasiswa bagi siswa miskin, rumah tidak layak huni (rutilahu), ketahanan pangan dan penciptaan lapangan kerja.
Dari prioritas itu, targetnya untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, mendorong kemandirian keluarga dan pemerataan kesejahteraan secara transfaran dan tepat sasaran.
Di bidang infrastruktur, ujar Renie, DPRD memprioritaskan pada perbaikan dan pemerliharaan jalan serta infrastruktur dasar yang inklusif.
Program lainnya yang telah masuk dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) 2026, diantaranya Pembangunan SDM berkualitas dan berakhlak, tata kelola pemerintahan transformatif, perekonomian inklusif, berdaya saing dan berkelanjutan.
Peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan berbasis partisipasi publik dengan kearipan lokal serta berwawasan lingkungan.
“Meskipun adanya penurunan TKD tapi kami berharap di 2026 pembangunan di Kabupaten Bandung tetap berjalan dengan manajemen keuangan yang lebih efisien, kreatif dan inovatif dalam menggali potensi pendapatan daerah," ucapnya.
Seluruh program prioritas, kata Renie, dapat berjalan secara optimal demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yang Bedas. (nk)
Reviewed by Gema1.com
on
12/31/2025 09:38:00 PM
Rating:



Tidak ada komentar